Tingkat penggunaan kondom masih rendah. Padahal sebagai alat kontrasepsi kondom memiliki tiga keunggulan dengan tingkat efektivitas tinggi.

Selain pencegahan infeksi menular seksual (IMS), kondom juga bisa dipakai sebagai alat kontrasepsi pencegah kehamilan serta meningkatkan efektivitas metode kontrasepsi lainnya. Seperti diketahui, semua metode KB, bahkan sterilisasi, memiliki tingkat kegagalan. Karena itu dengan memakai kondom efektivitasnya bisa mendekati 100 persen.

“Kami sangat merekomendasikan pemakaian dua metode kontrasepsi untuk memberi perlindungan lebih efektif. Untuk kaum wanita kondom akan memaksimalkan pencegahan kehamilan sekaligus melindungi infeksi penyakit menular seksual,” kata Anne Foster-Rosales, dari Planned Parenthood Golden Gate, AS.

Kebanyakan orang yang terinfeksi IMS tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi. Karena itu penggunaan kondom saat ini lebih dimaksudkan untuk mengurangi risiko IMS termasuk HIV/AIDS.